GANTI BAHASA

Panduan Lengkap Cara Sambung Pucuk pada Tanaman

Jumpa lagi dengan saya dwisangpetani kali ini saya akan memberikan penjelasan bagaimana cara menyambung pucuk yang baik dan benar.
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Kenapa harus sambung pucuk..?

Kebanyakan para petani dalam mengambil solusi yang tepat untuk berbudidaya tanaman, baik itu tanaman buah, bunga, dan lain lain, menggunakan langkah dengan cara sambung pucuk.

Karena dengan cara ini akan menghasilkan bibit yang berkualitas bagus, batang yang kokoh dan cepat berbuah. Buahnya bisa seperti iduknya.

Coba sobat bayangin,, kalo sobat budidaya tanaman dengan cara okulasi (tanam biji), yang mana harus perlu waktu yang sangat lama untuk mendapatkan hasil buah dari ceripaya yang ditanam, menunggu sekitar 7- 10 thn baru bisa menuai hasilnya.

Bahkan sampai sobat punya anak cucu baru bisa menui hasilnya. Lain halnya dengan cara sambung pucuk ini, sobat cukup dengan waktu paling lama 5 thn untuk bisa menuai hasilnya, itu saja tergantung dari jenis tanaman yang di budidaya. Kadang ada yang diluar dugaan kita, baru 1 thn dari habis sambung pucuk langsung sudah bisa berbuah.

H.a.a. maka dari itu, banyak para petani yang tergiur dengan sistem sambung pucuk seperti ini. Bagai mana caranya..?

Akan saya terangkan step by step sedetail mungkin agar sobat cepet bisa paham dan segera memratekanya.


Panduan Lengkap Cara Sambung Pucuk pada Tanaman


alat alat yang digunakan
Siapkan alat yang akan digunakan untuk sambung pucuk, yang di antaranya'
Pisau kater, plastik yang biasa utuk membungkus es lilin, gunting potong.


Siapkan bibit utama


Bibit utama yang di majsud adalah bibit yang nantinya akan digunakan utuk penompang sambungan, yaitu di ambil dari bibit yang memenui karekteria sebagai berikut"

Bibitnya subur, sehat dan berbatang kuat.
Tidak sedang terserang hama penyakit.
Berakar banyak dan kokoh

Di usahakan bibit utama masih dalm media polybag atau pot, bertujuan agar nanti setelah proses penyambungan bisa di tempatkan di tempat yang teduh, dalam arti tidak terkena sinar matahari secara langsung.


Menyiapkan bibit sambungan


Siapkan bibit sambuangan, yang biasanya diambil dari pucuk tanaman yang sudah berbuah, dan sudah diketahui kualitas buah yang di hasilkan, jadi tidak perlu di ragukan lagi, yang nantinya hasil dari sambung pucuk ini bisa mengikuti iduknya.

Cara menyiapkanya"
Dengan cara merompes dulu daun pada area pucuk batang yang akan di gunakan utuk sambung pucuk, kira kira satu jengkal dari ujung tanaman.

Biarkan sampai 7 hari sebelum di potong untuk di sambung, bertujuan untuk merangsang tubuhnya tunas baru pada ujung bibit tersebut.


Adapun prosedur cara sambung nya sebagai berikut



Dalam proses ini sebaiknya di lakukan pada waktu sore hari, bertujuan suhu udara tidak terlalu panas, sehingga kambium tidak cepet kering.

1. Potong batang pada bibit utama
Setelah sobat sudah mempunyai bibit yang tepat sesuai kerekteria di atas, selanjutnya potong batang pada bibit utama, letak potongan kira kira diatas dua helai daun dari pangkal bibit. Sobat bisa menggunakan gunting untuk memotongnya.

Kenapa di sisain 2 helai daun..?

Bertujuan, agar tanaman masih bisa melangsungkan fotosintesis, melalui daun tersebut. Sehingga masih bisa memproduksi sari makanan, jadinya batang utama tetap segar. Bisa juga untuk jaga jaga, apa bila sambungan gagal bisa di lakukan sambungan ulang.

2. Membelah batang utama
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Kemudian buatlah belahan pada batang utama tepat di tengah tengah bekas potongan tadi, dengan panjang belahan 2 - 2½ cm.

Belah dengan kater atau silet yang benar benar bersih dan tajam, dengan sarat sekali belahan saja, usahakan pakai kater yang baru yang belum pernah kepakai sebelumnya, dengan cara di bersihkan dengan kapas atau kain yang kering.

Di sarankan seperti itu bertujuan agar tidak meninggalkan serat pada belahan. Sehingga tidak ada rongga dalam sambungan, jadinya kambium bisa salaing menempel dengan sempurna.

3. Runcingkan calon bibit sambungan
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Setelah bibit sambungan mencapai usia 7 hari dari perompesan, bibit sambungan siap untuk di potong, dengan panjang 12 cm.

Buatlah runcingan pada pangkal yang akan di jadikan bibit sambungan dengan membentuk huruf (V), caranya persis seperti membuat belahan, yaitu dengan sekali goresan, pada kedua sisi batang. Dengan panjang mengikuti panjang belahan.

4. Menyatukan batang utama dengan sambungan
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Dalam sobat menyatukan batang utama dengan sambungan harus hati hati, jangan sampai merusak kambium pada batang sambungan.

Terus bagaimana caranya ..?

Caranya dengan mengangkangkan batang utama yang sudah di belah dengan menggunakan alat bantu tangan, tahan dengan tangan, sambil memasukan perlahan sambungan, sampai pangkal batas runcingan.

5. Pengikatan
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Setelah penyambungan sempurna, segera lakukan pengikatan dengan menggunakan plastik es lilin yang di iris menjadi 2 - 3 bagian.

Kenapa harus pake plastik es lilin..?

Karena dengan menggunakan plastik es ini ikatan bisa kuat, karena lentur.

Cara pengikatanya, dari bagian atas ke bawah, dengan lingkaran pertama jangan terlalu kencang, setelah tertutup semua baru di ikat dengan kencang, di usahakan jangan sampai ada celah pada ikatan, sehingga embun air tidak masuk.

6. Tutup dengan plastik sungkup
Setelah semua berlangsung dengan sukses, berilah penutup ungkepan dengan plastik es yang masih utuh, bertujuan untuk menycegah penguapan pada udara pada sambung pucuk ini, sehingga bibit tidak kering.
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Yang pada akhirnya terjadi pelembaban udara yang sangat hebat, sehingga merangsang tumbuhnya tunas pada usia 2 -3minggu kedepan.


Perawatan


Pada sambung pucuk ini juga ada perawatanya, seperti"
Membuang tunas tunas baru yang mungkin muncul pada batang utama, bertujuan agar sari makanan akan optimal bisa diserap oleh bakal tunas baru pada sambungan tersebut.

Lakukan penyiraman secara teratur, dengan menyesuaikan kelembaban tanah. Jauhkan dari jangkauan anak anak, dan usahakan jangan terkena angin yang kencang, sehingga tidak menggoyahkan dalm proses penyatuan kambium. Pada usia 3 minggu kalo berhasil, biasanya tunas sudah keluar dan biarkan dulu palastik pengungkap jangan di buka, sampai 1 bulan baru bisa di buka.

Sedangkan utuk tali pengikatnya boleh di buka kira kira menginjak 3 bulan.

Lihat juga
Vidio sambung pucuk pada bibit alpokat

Penutup


dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Kalau semua berjalan dengan baik pasti akan berhasil, saya sendiri belajar sambung pucuk pernah mengalami kegagalan 5 - 6 kali, sebelum menemukan cara yang tepat seperti ini.

Sobat bisa mencobanya, apabila ada kensala kegagalan ,pak' dwi..siap membantu. Lewat pos komentar di bawah. Semoga bermanfaat" Panduan Langkap Cara Sambung Pucuk pada Tanaman" dari saya ini, terimakasih.

59 Responses to "Panduan Lengkap Cara Sambung Pucuk pada Tanaman"

  1. Replies
    1. Silahkan di coba gan, kalo belum paham silahkan di pertanyakan.

      Delete
    2. Saya ingin coba kawinkan flamboyan dengan petai agar hasilnya bagus sebagus buah flamboyan

      Delete
  2. Replies
    1. Kebetulan, sudah saya pos gan cara budidaya buah naga. Cari aja pada blog saya ini..

      Delete
  3. Replies
    1. Silahkan di coba gan, saya siap pantau lewat online..heee

      Delete
  4. wah bermanfaat bgt gan, ane coba ah :D

    ReplyDelete
  5. Sambung atau yang dulu saya sebut enten ini pernah saya praktekan waktu SD kelas 6., Membaca atikel ini jadi nostalgia dan kembali mengingatkan saya ilmu 10 tahun silam, bermanfaat gan terimakasih sharingnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia, sama sama, ilmu pertanian memang menyenangkan gan,

      Delete
  6. bisa dicoba,, mungkin sekalian untuk praktek tugas biologi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan gan, kalo ada kendala, jangan segan bertanya ya gan..

      Delete
  7. cocok nih buat bikin tanaman yang sambung pucuk, nice infonya gan

    ReplyDelete
  8. Artikel nya sangat menarik gans

    ReplyDelete
  9. wah keren infonya gan langsung praktek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan gan, bisa di coba, kalo ada kendala silahkan di pertanyakan.

      Delete
  10. Ternyata ada metode lain selain cangkok yah XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul gan, bahkan masih ada lagi jenis setek yang lain, seperti sambung susu, merunduk, menempel.dan lain lain.

      Delete
  11. tanaman-tanaman apa saja yang harus disambung pucuknya biar hasilnya bagus. Saya belum pernah melakukan teknik ini sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Taneman yg bagus dengan metode ini adalah, tanaman yang masa berbuahnya lama gan, sepertu, mangga, alpokat, kelengkeng, durian, duku, dan lain lain gan, sambung pucuk juga bisa di jadikan alternatif untuk memfaruasi tanaman gan.

      Delete
  12. Saya mencobanya pada tanaman lengkeng yang lama tidak berbuah, di halaman rumah. Pohon yang besar (yang tidak berbuah) itu saya potong, kemudian saya biarkan tumbuh tunas. Kemudian tunasnya saya sambung dengan tunas dari bibit kelengkeng yang baru saya beli (dalam pot). :-) sejauh ini kelihatannya sambungannya mau tumbuh ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langkahnya sudah benar..mas...tapi seharusnya disambung dengan tanaman kelengkeng yang sudah pernah berbuah mas..biar ikutan cepet berbuah.

      Delete
  13. Om, klo teknik sambung pucuk itu apa bisa lngsung potong batang atas tanpa rompes daun dulu dan nunggu 7 hari? Dan cara mengikatnya itu harus semua bagian sambungan tertutup ato bagaimana? Mohon penjelasannya, trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begini mas akbar" kalo lewat tahap perompesan, daya serap kambiumya yang menempel jadi lebih kuat, kalo segi pengikatan yang penting tidak ada cela yang longgar antara pucuk utama sama pucuk sambungan mas", sehingga kabium saling menempel, kalo nga bisa ketutup semua' juga ngga pa2 mas, nantinya juga di tutup pakai plastik ujung sambunganya. Jadi air tidak masuk..yang penting dalam jangka waktu 3 minggu jangan kena matahari langsung..mas, biar sambungan tidak kering...lebih baik nyambung nya waktu sore aja mas akbar....semoga berhasil.

      Delete
  14. Kalo pada tanaman bunga mawar bisa nggak pak, misalnya mawar merah disambung pucuk dengan mawar putih gitu, bisa gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat,,,bisa mas, karena masih 1 jenis..

      Delete
  15. Saya coba praktek dengan menggunakan batang bawah pohon mangga disambung pucuk dengan pohon alpokat,kira2 bisa ngga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan besar tidak bisa mas,,soalnya bukan tanaman sejenis..mas

      Delete
  16. Cara merompesnya gimana ya pak? Dan pucuk yg gimana yg baik untuk bagian atasnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara merompesnya potong ranting daunya, nanti dalam 1 mgu ranting daun,akan lepas sendiri.
      Cari ujung nya, yang kira kira dah mau keluar tunas mas..selamat mencoba

      Delete
  17. Gan numpang tanya...sambung pucuknya bisa dilakukan kpd jenis jambu air berbeda jenis seperti pohon utamanya jambu madu dismbung dgn jambu kancing?trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat bisa mas, intinya" kalo sama sama jenis jambu air bisa mas, lakukan penyambungan dengan benar, pasti jadi...slamat mencoba.

      Delete
  18. Mau tanya klo batang induk yg mau disambung pucuk umur lebih dr 1 thn bisa kah? Trus untuk pucuk nya itu gak bisa langsung ambil pucuk dr pohon yg sudah berbuah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gan, tapi di bagian atas/ pucuk, yang batangnya masih muda, jadi kambiumnya bisa cepet nyatu...

      Delete
  19. Apakah bisa sambung beda varietas? Misal manggam harum manis disambung mangga manalagi? Trusklo umur batang sudang lebih dr 1 thn apakah bisa? Sy ingin sekali sambung pucuk pohon manggis dan alpukat. Untk manggisnya udh berumur 2 thn dan tinggi 1m apakah masih bisa sambing pucu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus 1 jenis varietas gan, misal mangga sama mangga, jambu air sama jambu air, biarpun jenisnya beda tapi tetap 1 farietas masih bisa gan...kalo alpokat sama manggis kayaknya ngga bisa deh,..tapi kalo mau nyoba silahkan,, ,katanya ngga ada yang ngga mungkin di dunia ini.

      Delete
  20. Klo batang mangga yg udah ada buahx trus sy sambung ke batang induk mangga yg lain,,bs bertahan/tumbuh besar gk buahx?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak bisa, mas, buah akan layu dan rontok,,sambungan juga akan mati..
      Karena sejatinya sambung batang atau sambung pucuk melalui entres yang masih muda mas, sehingga kambium bisa bersatu..

      Delete
  21. Pak untuk batang penyampungnya pilih yang masih pucuk atau yang sudah agak tua ?

    ReplyDelete
  22. Utuk, hal pemilian bibit, calon batang sambungan,,di sesuaikan dengan jenis tanaman yang mau di sambung mas, misal" utuk jenis tanaman yang bersifat batang keras sebaiknya paki calon sambungan yang masih muda,
    Apabila utuk jenis tanaman batang lunak, bisa semua mas..selamat mencoba.

    ReplyDelete
  23. Makasih pak informasi nya sangat berguna mudah2an ilmu yang bapak sampaikan bermanfaat buat kami semua amin

    ReplyDelete
  24. Tips untuk sambung pucuk atau sisip pada tanaman nangka gimana mas agar tingkat keberhasilannya tinggi, karena banyak getahnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo utuk tanaman nangka, saya sendiri belum pernah nyoba..mas,

      Delete
  25. Praktek sambung jenis tanaman yang sama pernah aku lihat waktu papaku dulu nyoba praktek .. hasil rasa buahnya jadi unik, tak seperti biasanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia..mase kadang kala jadi lebih manis,,juga kadang jadi lebih asem,,,tapi kebanyakan jadi lebih unik sih buahnya,

      Delete
  26. Umur brapa alpukat bisa d sambung pucuk mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kira kira, setinggi 2 jengkal dari media tanam mase, soalnya kalo ngomongin umur, biasanya' bibit tanaman alpokat kadang ada yang pertumbuhanya lambat ada yang cepat.

      Delete
  27. jk saya memulai dr nol, bgaimna saya mnecari bibit utama nya pak,?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gampang mas, tinggal nanam dari biji, laalau di sambung pucuk.

      Delete