GANTI BAHASA

Panduan Cara Mencangkok yang Baik dan Benar

Apakabar sobat petani,,..?

Jawab dengan lantang...."SUKSES"

Ketemu lagi dengan saya, dwisangpetani.

Pada kesempatan kali ini saya akan menerangkan, "Panduan Cara Mencangkok yang Baik dan Benar" dengan struktur pencakokan sedetail mungkin.
dwisangpetani.blogspot.com

Memang sudah banyak artikel cara, tips, dan trik, juga panduan cara mencangkok. Yang sudah di publiskan oleh blog pertanian yang lain.

Tapi pada kesempatan kali ini, mas dwi akan menerangkan sedetail mungkin cara mencakok yang baik dan benar, sesuai pengalaman sendiri, versi dwisangpetani.

Panduan Cara Mencangkok  yang Baik dan Benar

Cara budi daya tanaman yang lagi marak saat ini adalah dengan cara mencangkok. Karena dengan cara ini tidak perlu waktu lama untuk menunggu kapan tanaman bisa berbuah, sehingga banyak kalangan para petani yang memanfaatkan cara ini.

Apa si manfaatnya mencangkok mas dwi, kok banyak banget yang berminat..?

Adapun manfaat mencangkok adalah sebagai berikut,:
  • Cepat berbuah, mengkembangbiakan tanaman dengan cara cangkok, lebih cepat berbuah di bandingkan dengan biji atau setek dan cara yang lain.
  • Buahnya seperti induknya, buah yang di hasilkan dari mencangkok, buahnya sesuai dengan induk utama, alias tidak berubah.
  • Berbuah lebat, kebanyakan tanaman hasil cangkokan buahnya lebat, karena struktur batangnya yang sudah berumur.
  • Mudah dalam menentukan letak tanam, dengan bentuk dan tinggi yang tidak terlalu berkebihan, sehingga mudah di tanam di tempat mana saja, baik di pot, teras rumah, bahkan di pinggiran tempat yang sempit, tetap enjoie saja.

Terus ada kekuranganya ngga mas dwi,..?

Jawabanya ada, berikut kekurangan, dari hasil mencangkok, :

  • Akarnya kurang kuat, akar yang di hasilkan dari cakok tidak bisa sempurna, lain halnya menanam dengan biji, karena dari hasil cangkok ini tidak memiliki akar tunggal yang menyjalar kebawah.
  • Umur tanaman tidak lama, umur tanaman dari hasil cangkokan tidak bisa bertahan lama, kalo dari hasil tanam biji bisa menycapai 30-100 tahun. Sedang untuk cangkok 10-20 thn itu saja kalo perawatan yang memadai.

Bagaimana sih cara mencakok yang baik dan benar..?

Begini caranya, untuk mencakok yang baik dan benar,
  1. Mencari bibit yang berkualitas, dalam arti 'bibit yang mau di cangkok  betul betul bibit yang super. Dan di ambil dari pohon yang berkualitas, sudah pernah berbuah, buahnya besar juga lebat dan pastinya yang manis.
  2. Menycari batang yang kuat, yang di maksud batang yang kuat di sini adalah, batang yang sudah berumur dan pernah mengeluarkan buah. Batang yang bagus utuk di cangkok biasanya berwarna coklat dan kulitnya sudah membelah/ bersisik. Sesuai jenis tanamanya.
    dwisangpetani.blogspot.com
  3. Serut batang kayu secara melingkar, kira kira sepanjang jari tlunjuk orang dewasa 8-10 cm. Dengan catatan serutan sampai tuntas, dalam arti sampai ke permukaan kayu dan buang lendir yang melekat di kayau.
    dwisangpetani.blogspot.com
  4. Setelah diserut , biarkan selama 1 hari, bertujuan untuk mengeringkan getah bening yang menempel di kayu. Yang nantinya bisa menyebabkan kegagalan pengakaran, karena hasil fotosintesa masuk ke tubuh utama tumbuhan.
    dwisangpetani.blogspot.com
  5. Bungkus batang kayu yang sudah diserut/sayat kulitnya ,dengan kantong plastik atau serabut kelapa, yang dalamnya di isi dengan tanah di campur pupuk organik.
    dwisangpetani.blogspot.com
    Dan di tambah air secukupnya. Untuk bungkus pelastik sebaiknya di lubagi kecil kecil , bertujuan memudahkan air untuk masuk kedalam, pada waktu penyiraman.
    dwisangpetani.blogspot.com
  6. Lakukan penyiraman 2 hari sekali pagi dan sore, sambil mengecek apakah ada semut atau binatang pengerat lainya yang mengganggu.
    dwisangpetani.blogspot.com
  7. Setelah umur cangkokan sudah masuk 3 minggu dan lihat hasilnya apakah sudah keluar akar atau belum, biasanya akar keluar dari bukus cangkokan sekitar 3-5 minggu.
    dwisangpetani.blogspot.com

Terus apa yang harus di lakukan ketika cangkokan sudah keluar akar mas..?

Adapun yang perlu sobat lakukan setelah akar sudah keluar dari cangkokan adalah segera lakukan penanaman. Dengan cara:

  • Persiapan media tanam, maksudnya' sobat siapkan tempat lokasi untuk menanam bibit cakokan tersebut sebelum memotongnya. Dengan cara, buat galian berdiameter 1m², dengan kedalaman 0,5 m. Untuk mencegah jamur, uret, dan cacing liar pada tanah siramkan granul, atau obat obatan lain yang bisa mengusir hama akar. Kemudian urug dengan tanah yang sudah di campur dengan pupuk organik, kira kira 0,25 m dari kedalaman galian. Siram dan biarkan selama 3-4 hari.
  • Potong cangkokan yang sudah berakar, adapun caranya' potonglah pada bagian bawah cangkokan. Tepatnya persis 10.cm kebawah, dari ikatan pembukus cangkokan bagian bawah. Cara memotongnya bisa menggunakan gergaji atau pisau yang tajam, tapi ingat jangan sampai merusak akar pada cangkokan.
  • Setelah di potong clupkan kedalam air ,kira kira sampai batas pembungkus cangkokan, selama 10 menit. Kemudian di angkat dan didiamkan selama 1 - 2 hari ,di tempat yang teduh. Bertujuan untuk merangsang fungsi penyerapan pada akar.
  • Setelah 1 atau 2 hari silahkaan tanam seperti biasa pada galian yang sudah di siapkan. Dan di urug dengan tanah yang di campuri dengan pupuk organik. Utuk lebih jelasnya dengan pupuk organik, sobat bisa baca ,"cara sukses membuat pupuk organik"
  • Tancapkan bambu pada batang cangkokan yang barusan di tanam dan ikat dengan tali , bertujuan agar menguatkan tanaman apabila kena angin, sehingga bisa roboh. 
  • Dan yang terahir sebagai penutup, siram cangkokan 1 hari 2×, pagi dan sore. 
Nah gampangkan cara mencangkoknya...

Untuk lebih jelasnya silahkan isikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah. Atau tonton vidio cara mencangkok tanaman

Cukup sekian dulu ,"Panduan Cara Mencangkok yang Baik dan Benar" dari saya, atas kunjungannya ke blog saya, dwisangpetani mengucapkan terimakasih.

Apakabarrr...."SUKSES"

11 Responses to "Panduan Cara Mencangkok yang Baik dan Benar"

  1. ane pernah pas dulu nyangkok tapi gk tumbuh tumbuh gan , kenapa kira2 ya gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada faktor kemungkin mencangkok yang gagal adalah" tidak terpotongnya/sayat selaput kambium pada kulit kayu dengan sempurna, untuk akar yang tidak tumbuh(tumbuh tapi mati) kemungkinan besar karena tanah pada cangkokan kering gan,atau terdapat semut penggerak akar pada cangkokan. Silahkan di coba lagi dengan menerapkan cara artikel ini semoga sukses..

      Delete
  2. Wah dulu waktu sd pernah nyangkok tapi beberapa hari mati tu kenapa ya gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi pada cangkokan tumbuh akar dengan sempurna ngga..maksudnya sudah di potong terus di tanam gitu gan...atu bagai mana.

      Delete
  3. Oh gitu ya gan cara mencangkok. sangat bermanfaat bagi pemula seperti saya gan. makasih gan (y)

    ReplyDelete
  4. mungkin karena faktor cepet berbuah dan hasilnya lebat nih mas sehingga rata2 buah sekarang itu hasil cangkokan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi, mas..cuman kelemahan mencangkok akarnya kurang kuat mas...

      Delete
  5. kalau ada videonya tambah lengkap nih mas ... bisa langsung praktek kan saya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide yang bagus,,mas fani,,,nanti di bikinin, makasih masukanya.

      Delete