GANTI BAHASA

Cara Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Teras Rumah

Apa kabar sobat petani.....?

Jawab dengan lantang , "SUKSES"

Pada kesempatan kali ini saya akan menerangkan, bagaimana "Cara Budidaya Tanaman Caberawit di Teras Rumah".

Kenapa saya berkepikiran untuk menuliskan sebuah artikel tentang ini..?

Karena saya sendiri heran pada "Cabe Rawit", kadang kala mahal , tiba tiba murah. Tau maunya apa si ,.hee


dwisangpetani.blogspot.com

Pengalaman saya ketika di suruh ke pasar sama istri, saya di beri catatan data blanja yang harus di beli, di salah satunya ada cabe rawit. Dan utuk uang yang di tuliskan istri, utuk beli cabe rawit Rp.2,000 rupiah.

Lalu apa yang terjadi, percaya ga percaya sobat, cuma di kasih 7 butir caberawit. Seketika itu juga saya kaget . Ini main main atau beneran sih, .

Stelah saya tanya pada penjual , beneran . Katanya " memang lagi mahal om, 1 kg nya aja 100 ribu" kata sang penjual.

Ya sudah mau ngga mau saya terima,  Sambil pulang saya berkepikiran " wah buat jaga jaga mending nanem cabe rawit sendiri saja ah".

La maka dari itu sambil nulis artikel ini saya sambil belajar. Dan akan saya langsung praktekan.

Ok sobat mari kita belajar sambil praktekan di teras rumah kita. Setekah saya baca panduan dari buku, dari google dan dari forum pertanian.

Saya punya kesimpulan bagaimana menanam caberawit yang baik dan benar, sehingga hasilnya tidak mengecewakan.

Adapun cara caranya sebagai berikut:

1. Persemaian Bibit

Untuk menyiapkan biji yang akan di jadikan bahan persemaian, sobat bisa mendapatkanya dari beli, atau dari hasil bikin sendiri dari cabe yang sudah di keringkan dengan cara di jemur.
dwisangpetani.blogspot.com
Caranya, isi dari cabe rawit yang sudah di keringkan, direndam dengan air hangat, kurang lebih selama 3 sampai 4 hari. Bertujuan untuk mempercepat tumbuhnya akar.

Dengan catatan biji yang ngampung di permukaan air di buang dan yang tenggelam di ambil untuk segera di semaikan.

Bagaimana tata cara penyemaian yang baik dan benar,.?


Caranya sangat simpel dan gampang,
Yaitu,
  • Siapkan tanah yang subur , antara tanah campuran pasir, pupuk kandang, dan kompos. Dengan perpaduan 2:1:1.
  • Atau bisa juga dengan menggunakan pupuk organik, lebih jelasnya, baca "Cara Sukses Membuat Pupuk Organik"
    dwisangpetani.blogdpot.com
  • Masukan tanah tersebut dalam polybek atau tempat apa saja yang berdiameter tinggi kira kira 10 cm dan panjang lebarnya, terserah sobat sesuai selera. Dengan catatn pada bagian bawah di kasih lubang antara 6 sampai 8 lubang, untuk tempat sirkulasi udara dan pembuangan air saat penyiraman.
  • Siram poly hingga jenuh air, kemudian taburkan biji cabe rawit yang sudah di rendam, dan pada atasnya taburi dengan pasir , tipis saja  jangan terlalu tebal.
  • Langkah berikutnya tutup dengan kain atau karung goni yang basah, dengan tujuan, supaya tanah dalam polybek tetap lembab. Sehingga cepat merangsang bibit untuk tumbuh.
  • Setelah kurang lebih 1 minggu buka karung goni, dan lihat hasilnya,
    dwisangpetani.blogspot.com
  • Ganti karung goni dengan plastik atau pindah ketempat yang teduh tapi masih terkena sinar matahari.
  • Setelah umur 2 minggu pindagkan ke polybek yang sudah diisi olahan tanah seperti di atas, jangan lupa lakukan penyiraman 1 hari sekali.
    dwisangpetani.blogspot.com
  • Setelah berusia 1 - 2 bulan di polibek segera pindahkan ke pot atau ke tanah teras  secara langsung.
    dwisangpetani.blogspot.com

2. Perawatan tanaman


Dalam hal perawatan tanaman, pohon cabe rawit ini memerlukan perhatian khusus agar tetap subur dan terhidar dari penyakit. Sehingga buahnya lebat dan memuaskan. Caranya sebagai berikut:
  1. Setelah umur 2-4 bulan lakukan pemupukan dan penyiraman secara rutin. Utuk pemupukan, selain menggunakan pupuk kandang, bisa menambahkan pupuk NPK , dengan aturan 2 sendok teh yang dilarutkan dalam air 1 liter. Dan di siramkan ke bagian perakaran.
  2. Lakukan penyiraman rutin
    dwisangpetani.blogspot.com
      Jikala musim penghujan, dalam penyiraman sebaiknya lihat dulu struktur tanahnya. Kalo permukaan tanah kering lakukan penyiraman, dan jalo permukaan tanah masih lembab, karena habis hujan tunda penyiraman. Jikala musim kemarau lakukan penyiraman rutin pagi dan sore hari.
  3. Setelah berumur 5-6 bulan biasanya tanaman "cabe rawit" mulai mengeluarkan bunga, tapi jangan salah untuk bunga pertama kalau tidak dirawat dengan baik , akan mudah rontok dan gagal berbuah. Pada saat seperti ini biasanya hama tanaman akan mulai menyerang.

Apa saja sih,, hama tanaman pada cabe rawit..?

Sobat mau tau apa saja hama tanaman cabe rawit simak baik baik,

Ulat daun

dwisangpetani.blogspot.com

Ulat daun ini menyerang batang dan daun juga bunga pada tanaman cabe rawit." Tapi tenang pasti bisa di atasi, yaitu dengan cara, di semprot dengan insektisida / fugisida, sobat bisa mendapatkanya di apotik tanaman terdekat.

Bercak daun
dwisangpetani.blogspot.com
Bercak daun yang di sebabkan oleh bakteri cercospora capsici, ini menyerang daun dan bahkan tangkai atau daun muda akan layu kering dan mati, pembasmianya cukup dengan menyemprotkan fungisida secukupnya.

Jenis hama atau penyakit yang lain. Sobat bisa baca " Macam macam hama dan penyakit tanaman cabe rawit" 

Setelah melewati masalah hama , dan berhasil membasminya. Maka tanaman cabe rawit akan tumbuh subur dan berbuah lebat.

Langkah berikutnya adalah, "

3. Pemanenan cabe rawit

Cabe rawit akan berbunga dan berbuah setelah umur 6-8 bulan . bahkan kadang kala baru umur 5 bulan sudah ber buah tapi belum maksimal.

Untuk memilih cabe yang sudah tua dan siap untuk di panen, sobat bisa melihatnya langsung dari buahnya.

Ciri ciri buah yang sudah tua dan matang adalah warnanya kemerahan ,ada juga yang masih kuning tapi rasanya sudah super pedas, yang di tandai dengan buah cabe berbentuk lonjong besar, kalo di tekan terasa biji sudah memisah, berbunyai, krepek...hee seperti itu.

Petiklah buah cabe dengan tangkainya supaya tidak mudah busuk.

Setelah pemanenan ,supaya tanaman mudah berbuah lagi dan lebat, lakukan pemupukan ulang, dengan cara:

  • Pada permukaan tanah di sekeliling tanaman cabe digali , dengan kedalaman 1 jengkal dari permukaan tanah. Berdiameter 1 lengan orang dewasa.
  • Masukan tanah bercampur pupuk kompos , kandang, perbandingan, 2:1:1, kemudian lakukan penyiraman.
  • Setelah seminggu pemupukan, kasih pupuk NPK , dengan takaran 2. sedok makan yang di larutkan air 1,5.liter, kemudian di siramkan.
  • Sedangkan utuk tanaman di pot, cukup mendaur ulang tanah, dengan membukak pot dan di ganti tanah baru yang sudah di adopsi dengan paduan pupuk kandang, kompos. Kemudian tanaman cabe di masukan kembali, dan dukasih tambahan pupuk NPK. 2 Sendok teh dilarutkan air 1 liter, jemudian di siram kan.

Selamat mencoba, semiga berhasil.

Sekian dulu "Cara Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Teras Rumah" dari kami.

Untuk lebih jelasnya sobat bisa bertanya langsung kepada saya dengan komentar di bawah.

Atas kunjunganya saya ucapakan TRIMAKASIH,semoga bermanfaat.

Apa kabar..."SUKSES"

7 Responses to "Cara Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Teras Rumah"

  1. persiapan biji untuk memilah kualitas jadi faktor penting.bagus gan,mw tnya dalam 1 tahun biasanya berapa kali panen?

    ReplyDelete
  2. Utuk cabevrawit jenis jablay, dalam 1 preode/tahun bisa 15-18 × panen, sesuai dengan umur gan, kalo umur tanamanya sudah lama atau tua, masa produktifnya berkurang gan,..ada yang perlu di tanyakan lagi

    ReplyDelete
  3. Utuk cabevrawit jenis jablay, dalam 1 preode/tahun bisa 15-18 × panen, sesuai dengan umur gan, kalo umur tanamanya sudah lama atau tua, masa produktifnya berkurang gan,..ada yang perlu di tanyakan lagi

    ReplyDelete
  4. Saya enggak usah menanam, sudah langsung tumbuh subur aja didepan rumah. Tapi sayang, sekarang sudah habis... Oke.. makasih atas informasinya. Salam admin SURGA BLOGGING

    ReplyDelete
  5. Dulu pas kkm ... Bikin tutorial ke ibu2 nanem cabe... Sampai sekarang belum di tengok lagi.. mungkin sudah tumbuh besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba gan tengok lagi siapatau sudah besar,..makasih kunjunganya

      Delete