GANTI BAHASA

Cara Menanam Alpukat agar Cepat Berbuah

Siapa sih yang tidak kenal buah alpukat.,?
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Kalau balita di bawah 2 tahun, mungkin' baru' belum tau apa itu alpukat. Anak saya saja yang baru berumur 3 tahun sudah mengenal alpukat.

Apalagi sobatku semua pasti tau benar apa itu alpukat, ia ngga..?

Jadi karena sudah pada tau tentang buah alpokat, pada kesempatan kali ini, dwisangpetani tidak akan membahas tentang buah alpokatnya. Mungkin di lain kesempatan akan saya jelaskan.

Karena pada artikel ini saya akan mencoba ikut menjelaskan, bagaimana cara menanam alpukat agar cepat berbuah.

Kok ikut menjelaskan berarti tidak sendirian dong, pak..?

Tepat sekali, panduan menanam alpokat ini sudah banyak sekali yang ngesearh, dengan berbagi setrategi dan kemampuanya masing masing. Dengan cara, dan model pembudidayaanya yang sama pula.

Baik itu dari petani pada umumnya, atau dari golongan pembloger yang senang berbagi informasi. Tapi memang begitu sih, cara pembududayaanya untuk jenis tanaman buah alpokat ini.

Kalo saya memang mantan seorang petani, saya belajar bertani sejak sekolah dasar lo gan. Pas waktu di kampung dulu, ya' karena ke 2 orang tua adalah seorang petani.

Tapi setelah merantau dan menetap di kota, saya kehilangan lahan karena mau menanam, jauh harus pulang kampung dulu, sedangkan di perumahan lahanya sempit, jadi menanamnya berbentuk tulisan, yaitu di blog' kan lahanya luas..he.e.e.." tukan jadi ngrumpi, kapan kelarnya nih" cara menanam alpukatnya.

Oke..kita lanjutkan ke topik yang sebenarnya, yaitu"

Cara Menanam Alpokat agar Cepat Berbuah


Untuk memulai cara menanam alpokat ini, saya terangkan dari biji yang nantinya di semai terlebih dahulu, kemudian di sambung pucuk, lalu di tanam di lahan sampai berbuah lebat.

Kita langsung saja kelangkah cara menanamnya,


1. Memilih biji untuk di semai
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google


Dalam sobat memilih biji alpokat yang mau disemai, sebaiknya pilihlah biji langsung dari buahnya.

Pilihlah buah yang besar, yang berdiameter sempurna dan buah tidak cacat fisiknya.

Kemudian di belah dan bijinya di keringkan, boleh di jemur tapi jangan sampai kering merota, cukup bagian kulitnya saja yang kering.


2. Persemaian biji
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google


Ini langkah yang paling menarik, yaitu dalam menyemai biji buah alpokat.

Kebanyakan tanaman dalam menyemai bijinya menggunakan tanah, tapi lain dengan biji alpokat ini, penyemaianya' cukup menggunakan air dan gelas, sangat efisien dan mudah bukan'.

Adapun bahan yang di gunakan untuk menyemai bibit adalah
Gelas, tusukan gigi dan air.

Berikut cara penyemaianya

  • Ambil bibit yang sudah di keringkan, kemudian beri penyangga pada biji, dengan 4 titik yaitu' titik depan, belakang, samping kanan dan kiri. Dengan cara menusukan tusuk gigi sesuai dengan titik tersebut.

  • Dalam penusukan harus diperhatikan, bahwa alpokat mempunyai 2 sisi biji yaitu' sisi °°bawah°°, sebagai tempat akar tumbuh berbentuk lebih lebar dan membulat, sisi °°atas°°, sebagi tempat tumbuhnya tunas, berbentuk lebih lancip.

  • Tusuklah pada 4 titik tersebut, dengan posisi biji bagian yang lancip diatas, sedangkan yang bulet di bawah.

  • Kemudian siapkan, gelas minum berukuran sedang dan isi dengan air bersih. Lalu letakan biji buah alpokat yang sudah di beri penyangga, tepat di atas gelas, dengan posisi biji setengahnya terendam oleh air.

  • Letakan gelas ditempat yang hangat, tapi jangan terkena sinar matahari secara langsung. Sobat bisa meletakan gelas pada meja kerja atau belajar yang deket dengan jendela.

  • Lakukan pengontrolan air, jika volume pada air berkurang sobat bisa tambahkan, dan lakukan juga penggantian air tiap 1 minggu sekali, bertujuan' mencegah tumbuhnya jamur.

Setelah berumur 4-6 minggu biasanya biji alpokat akan membelah dan mengeluarkan akar dan tunasnya.
dwisangpetani.blogsepot.com
Gbr dari google
Apabila dalam jangka waktu tersebut tidak mengalami sedikitpun perubahan, sory" sori saja ya sob, rupanya penyemaian sobat sudah gagal, "silahkan coba kembali".

Penyebab kegagalanya, mungkin posisi biji kebalik, biji yang di hasilkan bukan berasal dari buah yang sudah tua alias matang dan terdapatnya jamur pada biji karena malas mengganti air.

Setelah tunas berusia, 2 - 3 minggu, langkah berikutnya' segeralah pindahkan bibit pada polybag dan biarkan sampai usia 1 bulan, sambil mengambil nafas panjang untuk segera melakukan sambung pucuk pada bibit.


3. Melakukan sambung pucuk pada bibit
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google


Agar tanaman buah alpokat milik sobat cepat berbuah, tindakan yang harus di pilih adalah melangsungkan sambung pucuk pada bibit tersebut.

Sobat bisa mendapatkan bibit sambungan dengan cara mencari tanaman buah alpokat yang sudah berbuah, minimal 2 x panen.

Lalu mendapatkan bibit sambunganya dari mana..pak..?

Sobat bisa minta sama tetangga atau datengin perkebunan buah alpokat langsung.

Setelah mendapatkan bakal sambungan, segera sambungkan dengan bibit utama yang sobat sudah persiapkan dengan polybag tadi.

Adapun cara penyambungan pucuknya silahkan di baca artikel saya ini"
Panduan lengkap cara menyambung pucuk pada tanaman

Setelah penyambungan selesai dan tunas baru sudah mulai tinggi, mari menuju ke langkah berukut.

Cara Menanam Alpokat agar Cepat Berbuah


4. Penanaman bibit buah alpokat


dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google
Siapkan lahan
Adapun tempat atau area yang bisa sobat gunakan sebagi lahan untuk menanam bibit alpokat, adalah sesuai selera dan tujuan sobat dalm menanam alpokat tersebut.

Kalo memang utuk budidaya dan bisnis di lakukan pada lahan luas. Sedangkan kalo hanya untuk sekedar berbuah dan yang penting memiliki, sobat bisa tanam di depan rumah, bisa di pot, di tanah lepas, atau di pekarangan orang. Tapi kalo di pekarangan orang harus ijin dulu nanti ujung ujungnya di tebas lo..he.e.e..

Dalam menetukan lahan dalam budidaya tanaman ini, di perlukan lahan yang banyak mengandung zat organik, dan pH tanah juga harus di perhitungkan.

Utuk tanaman alpokat, sangat cocok di tanah dengan ketinggian 200-1500 dpl. Tanah berstruktur lempung berpasir. Dengan kadungan pH dalam tanah, 6- 6,5 pH.

Kenapa begitu..?

Karena jenis tanaman ini, terbilang cukup susah di budidayakan, memang bisa tumbuh' cuman kebanyakan sukar berbuah. Tergantung amal perbuatan si...heee..

Baca juga"
Ciri ciri tanah yang subur
Cara mengetahi pH dalam tanah

Setelah menemukan area yang tepat, segeralah suburkan tanah, dengan cara menggali tanah 1m² dengan kedalaman ½ m, kemudian urug dasar galian dengan krikil yang berpasir sebanyak 2 ember cor, kemudian bekas galian di campur dengan pupuk organik(pupuk kompos, kandang, batang padi yang di bakar / arang sekam) , kemudian urugan kembali. Diamkan sekitar 1 minggu dan jangan lupa tiap harinya di siram.

Baca juga"
Cara membuat pupuk organik

Langkah dalam penanaman alpokat
Setelah prosedur persiapan lahan, sudah yes', langkah berikutnya buat lah galian pada tanah yang sudah di suburkan tadi, dengan galian menyesuaikan diameter polybag.

Ambil bibit, buka polybag, seperti biasa' dalam pembukaan polybag hati hati tanah dalam polybag jangan sampai hancur.

Letakan bibit beserta tanah yang baru saja di buka dari polybag, ke dalam lubang galian, kemudian urug kembali, siram 1 hari 2x atau sesuaikan dengan kelembaban tanah dan curah hujan.
"Penanaman selesai, laporan selesai...siap laksanakan..heee.! Langkah berikutnya"


5. Perawatan tanaman alpokat


Utuk perawatan jenis tanaman alpokat ini, perlu sekali keteladanan sobat, dalam hal yang menyakut pertumbuhan dan kesuburan tanaman alpokat ini.

Sehingga bisa menghasilkan buah yang sangat memuaskan. Ya setidaknya bisa berbuah ,1 atau 2 itu sudah terbilang bagus.

Baik', berikut cara perawatanya.

Penyiangan
Penyiangan di lakukan seperti biasa, menycabuti rumput atau gulma yang menggagu tanaman, sehingga tanaman alpokat bisa leluasa menyerap sari makanan, tanpa harus berebut dengan rumput liar yang merugikan.

Penggemburan tanah
Penggemburan tanah di lakukan dengan cara, mencangkuli tanah pada sekeliling pohon alpokat, tapi hati hati jangan sampai menggores perakaran. Sehingga akar akan infeksi dan menjamur. Dilakukan juga penyiraman rutin 1 hari 2x, sesuai kelembaban tanah sehingga tanah jadi gembur.

Pemangkasan
Pemangkasan di lakukan seperlunya saja, seperti' kalo ada batang cabang yang tidak produktif, atau batang terlalu rimbun, sebaiknya di pangkas. Untuk terhindar dari luka infeksi akibat pemangkasan, sebaiknya luka pangkas di semprot dengan fungisida pelindung luka.

Pemupukan
Ini adalah salah satu proses perawatan yang sangat penting, karena mempengaruhi tanaman buah alpokat ini, dalam pembungaan dan pembuahan.

Sedangkan pemupukan yang direkomendasikan adalah sebagai berikut,

Pemupukan perawatan,
 di lakukan pada usia alpokat menginjak 4 -6 bulan dari tanam, yang perlu sobat lakukan adalah' memberi pupuk kandang pada daerah tanah yang sudah di gemburkan.

Pemupukan tahunan,
yang dilakukan saat umur tanaman alpokat menginjak,
#1 tahun yaitu' sobat harus memberikan, Urea( 45% N), Tsp (50% P), KCL(60% K).
#1-4 tahun Urea, Tsp, Kcl, sebanyak, 1 : 1 : 0,8 kg/ pohon
#Usia 5 sampai seterusnya, Urea, Tsp, Kcl, dengan dosis 3 : 3 : 4 kg /pohon

Dengan catatan , untuk pemberian pupuk diatas, 1 tahun 3x. Sobat tinggal pinter pinternya saja membagi tiap dosisnya. Karena takaran di atas biasanya tidak semua petani setuju. Karena mereka sudah punya patokan takaran sendiri.

pembungaan dan pembuahan
Karena alpokat ini merupakan tanaman musiman, jadi banyak yang ngomong kalo tanaman buah alpokat susah berbuah.

Sebetulnya semua tanaman buah itu bisa berbuah, tergantung bagaimana perawatanya, dan pemberikan pupuk yang tepat. Sehingga tanaman cepat terangsang untuk berbunga dan berbuah.

Begitu juga dengan alpokat, kalau dengan cara vegetatif kemungkinan besar akan bisa berbuah dalam waktu 5 tahun. Bahkan bisa lebih cepat.

Untuk memaksimalkan tanaman alpokat agar cepat berbuah sobat bisa menggunakan perangsang bunga dan buah. Cara mendapatkanya tinggal beli di apotik pertanian terdekat.

Baca juga"
Cara mengatasi tanaman yang sukar berbuah

Biasanya cara pemakaian untuk perangsang bunga dilakukan dengan cara di semprotkan pada daun dan ujung batang, tepatnya pada bagian yang sering keluar bunga dan buah. Dan ada juga di siramkan ke bagian pengakaran, atau bisa juga di suntikan ke batang.


6. Hama dan penyakit tanaman


Hama dan penyakit tanaman pada alpokat, sering datang pada masa buah alpokat berbunga dan akan berbuah.

Adapun hama tanaman yang sering menyerang adalah,

Ulat kipat, menyerang daun.
Ulat kupu kupu gajah, menyerang daun.
Kutu dompolan putih, menyerang bunga dan buah.
Tungau merah, menyerang daun.

Bisa di atasi dengan penyemprotan fungisida dengan dosis sesuai kebutuhan.

Penyakit pada alpokat

Antraknosa menyerang daun dan batang bahkan buah, tapi tidak menyerang akar.

Bercak daun atau bercak coklat menyerang daun dan buah

Busuk akar dan kangker batang menyerang akar dan batang.

Bisa di atasi dengan fungisida jenis maslagin 50 wp, atau velimex 80wp. Dengan cara di semprotkan ke bagian yang terkena. Kalo akar bisa di atasi apabila masih gejala, dengan cara menyiramkan pada bagian yang terdiagonosa.

7. Pemanenan

Setelah tanaman bisa berbuah dan terbebas dari hama penyakit, maka buah akan bisa besar dan tua.
dwisangpetani.blogspot.com
Gbr dari google

Adapun cara pemanenan yang baik, sobat harus bisa mengetahui tanda tanda alpokat yang sudah tua itu bagai mana, karena cara pemanenan alpokat tidak di sarankan buah alpokat masak di pohon.

Kok gitu..?

Ia, karena kalo di panen sudah keadaan masak, buah alpokat akan mudah bonyok dan segera busuk. Sehingga mengurangi daya tarik peminat dan harga menjadi turun.

Ciri ciri buah alpokat yang sudah tua
Warna kulit tua tetapi belum coklat / merah tapi tidak mengkilat.

Bila buah diketuk tidak terdengar bunyi nyaring.

Apabila di goyang akan terdengar sedikit koplakan, akibat benturan dari biji dengan daging buah.

Cara memanen buah alpokat
Utuk cara pemetikan buah alpokat harus hati hati jangan sampai jatuh, karena memar sedikit akan mengakibatkan bonyok pada buah, ketika buah itu masak.

Jadi di anjurkan pemetikanya menggunakan °sodok pelidung°
, atau bisa juga °kranjang bambu°, dalam bahasa jawanya °songgo° yaitu" bambu kecil panjang yang pada bagian ujung di bikin anyaman membulat, sebagai penompang dalam memetik alpokat.

Hasil panen
Utuk hasilpanen dalam 1 pohon bisa menghasilkan 100 - 500 buah. Buah hasil petik di kumpulkan dalam keranjang atau bisa juga dengan karung goni.

Baca juga
Langkah penting setelah panen alpokat

8. Penutup


Heem akhirnya selesai juga nih budidaya" walaupun sedikit ribet dalam menjelaskanya. Tapi mudah mudahan bisa bermanfaat buat sobat semua.

Silahkan di praktekan sesuai dengan cara dwisangpetani ini, kalo ada keluhan atau kegagalan bisa langsung protes ke saya, nanti saya bisa kasih solusi lewat komentar, atau e mail. Karena di terangkan dalam sebuah artikel sangat terbatas.

Kurasa sekian dulu "Cara Menanam Alpokat agar Cepet Berbyah" dari saya. Atas perhatian dan kunjunganya saya ucapkan terimakasih.

32 Responses to "Cara Menanam Alpukat agar Cepat Berbuah"

  1. nice info gan, ini habis dikasih alpokat gede2 dari tetangga, mau coba nanem bijinya

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Sekarang coba lagi gan, nanti saya bimbing..kalo mau

      Delete
  3. Kalo 1 anggota keluarga ngelakuin ini buat 3 pohon aja ya dan terduplikasi keseluruh anggota keluarga yang lainnya, beberapa tahun kemudia pasti jadi bandar alpukat hehehe.. BTW alpukat itu harga jualnya lumayan loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar nih gan,,bisnis ini lumayan menggiurkan

      Delete
  4. untuk tanah cocoknya didaerah yang hawanya panas atau dingin ya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk buah alpokat, cocok di derah panas dan dingin, tapi menurut pengertian saya, kalo di lahan dengan dataran tinggi/dingin, buahnya lebih besar besar gan, dari pada di suhu udara panas.

      Delete
  5. susah gan di tempat ane gk ada kebon :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang gan, bisa di tanam juga di pot gan, dengan drum dibelah..mudah gan

      Delete
  6. Komplit banget nih artikelnya, pengen nyoba tapi binggung nyoba dimana wkwk

    ReplyDelete
  7. Bisa berbuah gak gan di daerah dataran rendah.
    Dan terimakasih tips nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok gan asalkan perawatanya benar..

      Delete
  8. wah lengkap tutorialnya ya gan. tp syang ane gk punya lahan yg cukup gan buat nanam tu pokat. tp kale2 nnti punya lahan ane cb deh !!

    ReplyDelete
  9. Boleh dicoba nih trik dari agan biar alpukat dirumah cepat berbuah karena kadang alpukat lama berbuah dari biasanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap gan, di tunggu perkembanganya gan..

      Delete
  10. Wah bermanfaat sekali, jadi tau cara nanem alpuket.

    Request bertani di lahan sempit dong sob.

    ReplyDelete
  11. mau nyoba ah, sapa tahu bisa berhasil dan berbuah. Makasih tipsnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan di coba gan , jangan segan bertanya kalo ada kendala,..ya gan

      Delete
  12. mau nyoba2 juga menanam alpukat .......

    ReplyDelete
  13. Aku punya pohon alpukat sudah bertahun-tahun tidak berbuah. Pohonnya sudah berkali-kali kupangkas karena makin menjulang. Ternyata salah cara nanamnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin mba ini nanamnya dari biji dan tidak di sambung pucuk kali ya mba...tapi ngga pa2 mba nanti kalo 7 thn jg bsa ber buah..mba

      Delete
  14. Gan kl tdk sambung pucuk bisa?
    Polybag uk diameter 60cm tggi 50cm bisa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tidak sambung pucuk juga bisa,, mas,,kalo langsung dari biji,cuman berbuahnya lama mas,,,
      Bisa juga dari cangkok mas, cepat berbuah tapi yaitu buahnya tidak maksimal (kurang banyak), dan umur tanaman tidak bertahan lama..

      Pot/ polybag ukuran 60 x 50 jg bisa , tapi apabila akar sudah penuh langsung di pindah ke media tanam yang lebih besar mas, kalo bisa di lahan lepas aja.

      Delete
  15. saya punya pohon alpukat mas kira2 tingginya 2mtr an untuk waktu hampir 3 tahun, saya dapat bibitnya dari acara penanaman masal kira2 dulu masih 60cman,langsung saya tanam pas musim awal penghujan,mungkin saran mas supaya bisa cepat berbuah gimana ya?apakah dikasih pupuk2?atau gimana,terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu berarti mas sobat, menanam alpokat dari biji,,,kemungkinan berbuah di tunggu sampai umur 7-10 thn dari tanam mas,..itu kalo secara normal..mas.

      Bisa di buat agar tanaman alpokat lebih cepat tua,,dengan cara"
      Mengaris batang dengan kater, dari atas tepat di bawah cabang paling bawah,tancapkan kater atau pisau,kemudian tarik ke bawah sampai permukan tanah, lakukan ke 4 bagian depan belakang, kiri dan kanan.
      * rutin memangkas,,tiap ujung cabang tanaman, tiap 1 bulan sekali.

      * melakukan serut melingkar pada pangkal batang, kira kira 2 jengkal dari tanah, caranya" mengelupas kulit batang memutar, dengan lebar 5 mm, dengan ke tebalan sampai kelihatan batang dalamnya..

      *memupuk dengan NPK perangsang buah,

      Semoga dengan cara di atas tanaman lebih cepet menua dan akan berbunga lalu jadi buah..makasih, sudah mampir..selamat mencoba.


      Delete